euro2012girls.com merupakan blog pemberi informasi menarik.

Kamis, 09 Januari 2020

Microdontia Bisa Terjadi Pada Siapa Saja, Kenali Penyebabnya


Gigi merupakan salah satu organ penting dalam tubuh. Gigi berperan memotong makanan menjadi lebih kecil untuk memudahkan proses penghancuran dan penyerapan di lambung dan usus. Masuknya makanan sangat bergantung pada gigi. Jika gigi mengalami kerusakan dan semacamnya ini kan mengganggu proses memasukkan makanan tersebut. ada banyak jenis penyakit yang bisa merusak gigi salah satunya adalah microdontia. Apa itu microdontia? Apa yang menyebabkan microdontia menyerang gigi bagaimana tindak pencegahannya? Berikut dijelaskan apa itu microdontia dan penyebab umum microdontia bisa terjadi.

Microdontia Bisa Terjadi Pada Siapa Saja, Kenali Penyebabnya
Sumber : mnn.com

Menurut halosehat.com microdentia adalah kondisi gigi yang tidak tumuh dnegan ukuran normal. Ukurannya lebih kecil dari ukuran gigi biasa. Penyakit ini biasanya lebi banyak menyerang perempuan. Microdentia tidak mesti menyeluruh dalam satu mulut namun ada yang semua giginya mengalami penyakit tersebut. berikut beberapa jenis penyakit microdentia :

  1. Micridontia yang tumbuh di rahang yang besar. Gigi tumbuh dengan ukuran diameter rahang yang besar atau lebih kecil dari ukuran biasanya.
  2. microdontia menyeluruh. Kondisi seluruh gigi tumbuh dengan ukuran yang lebih kecil namun dalam ukuran rahang normal. 
  3. microdontia yang melibatkan gigi tunggal atau microdontia involving a single tooth. Kasus sangat umum terjadi pada manusia namun hanya menyerang beberapa gigi saja. Microdontia involving a single tooth terjadi di bagian lateris rahang atas dan molar ketiga.


Setiap penyakit memilki gejala, begitu juga dengan penyakit microdontia. Berikut gejala- gejala yang dirasakan tubuh :

  1. Terdapat gigi yang tumbuh dengan ukuran lebih kecil dari pada gigi yang lainnya dan tidak mengalami perkembangan. 
  2. Mircodontia juga dapata menyerang anak bayi disebabkan oleh gangguan selama masa kehamilan.
  3. Gigi berukuran kecil dan condong mengerucut dan tumpul. Bentukan gigi seperti ini tidak menyebakan luka atau iritasi pada rahang dan mulut.
  4. Microdontia yang menyerang mahkota, leher, dan akar, kondisi ini disebakan oleh faktor genetik atau kelainan gen.microdontia dapat menyerang salah satu atau bahkan semua bagian gigi tersebut. 
  5. Bentukan gigi yang tidak rata, simetris dan seperti gigi binatang  yang berantakan. 


Ada beberapa penyebab microdontia secara umum yaitu  :

  1. Faktor gaya hidup. Prilaku yang buruk dalam perawatan gigi seperti tidak membersihkannya sebelum dan sesudah beraktivitas. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung karsinogen serta makananyang tidak 4 sehat 5 sempurna akan mengakibatkan kerusakan pada mahkota gigi yang kemudian memucnulkan microdentia diiringi kerapuhan pada gigi.
  2. Penyakit kretinisme adalah penyakit kelainan pada hormon yang bergerak terlalu cepat sehingga tubuh akan mengalami proses pertumbuhan yang tidak normal dan melewati fase pertumbuhan anak sewajarnya. 
  3. Mutasi gen. Terjadi perubahan DNA yang diakibatkan oleh radiasi matahari, infra merah, loncatan energi listrik yang tidak bisa tertangkap oleh indra penglihatan atau gelombang radio aktif  menyebabkan perubahan pada susunan DNA sehingga terjadi kelainan pada pertumbuhan gigi pada bayi dan balita.


Ada beberapa tindakan pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan dan menghindari penyebab penyakit microdentia dan adalah dengan melakukan penambalan dengan bahan yang terbuat dari bahan yang khsusus. Dibetuk sedemikian rupa agar mirip seperti gigi asli. Pemakaian kawat, berguna untuk merapikan gigi yang berantakan serta memeberikan ruang bagi gigi yang terserang penyakit microdentia untuk tumbuh menjadi normal. Pemakaia mahkota tiruan jika yang dirusak adalah bagian mahkota gigi.